Pilihan Bahasa ID | EN

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include(menu2.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory

Filename: core/header.php

Line Number: 73

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include(menu2.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory

Filename: core/header.php

Line Number: 73

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include() [function.include]: Failed opening 'menu2.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php')

Filename: core/header.php

Line Number: 73

Tanggal : 2014-09-17 22:30:58

Palopo Belajar Pengelolaan Pasar Modern

Kamis, 19 April 2012 | 12:30 WIB

aSerpong, Tangerang Selatan - Lembaga Eksekutif dan Legislatif Kota Palopo - Sulawesi Selatan melakukan kunjungan kerja ke Kota Tangerang Selatan terkait pengelolaan pasar modern. Langkah tersebut ditempuh karena Kota Palopo saat ini sedang membangun sebuah pasar modern pertama dan segala kebijakannya masih ditangani Pemerintah Daerah setempat.

"Pengelolaan pasar modern di Tangerang Selatan kami lihat lebih baik dari yang telah ada. Makanya kami pilih sebagai tempat studi banding," ungkap Ketua Komisi III Bidang Ekonomi dan Perdagangan DPRD Kota Palopo, Alfri Jamil, kepada Web Tangsel di pasar modern BSD, Serpong, Rabu, 18 April 2012.

Dia menjelaskan, meski Kota Palopo telah memiliki satu pasar modern tapi pemanfaatannya hingga kini belum terlaksana. Oleh karena itu, kedepannya kewenangan pengelolaan pasar modern akan diserahkan kepada pihak ketiga.

Masih menurut Jamil, ada beberapa hal mendasar yang menjadi perbedaan terkait keberadaan pasar modern diantara kedua kota ini. Di Kota Palopo,  pasar modern sepenuhnya milik Pemerintah Daerah yang pembangunannya dilakukan melalui proses pelelangan kepada pihak ketiga. Berbeda dengan Kota Tangerang Selatan, dimana pembangunan dan pengelolaan pasar modern sepenuhnya dilakukan oleh pihak swasta.

"Makanya kami berkunjung ke BSD untuk melihat kiat - kiat pengelolaan pasar modern. Jadi, setelah kami sharing (berbagi) informasi dengan pengelola akan diterapkan sistem seperti ini. Karena di Palopo sendiri, pasar modern baru ada pertama kali," jelas Jamil.

Nilai positif yang diperoleh rombongan Pemerintah Kota Palopo dalam kunjungan tersebut, lanjut Jamil, kewenangan retribusi sepenuhnya ada di pihak swasta. Oleh karena itu, pihaknya akan melakukan kajian mendalam agar dalam sistem pengelolaan pasar modern di Kota Palopo nantinya tidak merugikan swasta atau pun Pemerintah Daerah.

"Bangunannya sudah selesai dikerjakan selama tiga tahun berturut - turut yang dananya berasal dari bantuan pinjaman luar negeri," tambah Jamil, seraya menjelaskan lokasi pasar modern Kota Palopo berada di poros trans Sulawesi, 

Sebelumnya di tempat yang sama, Kepala Seksi Analisis Harga pada Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Tangerang Selatan, Edwin Qodrianto, mengungkapkan bahwa rombongan Pemerintah Kota Palopo telah memperoleh penjelasan dari Sekretaris Daerah Dudung E Diredja yang menerima kunjungan kerja tersebut di Aula Kantor Walikota. Meski kewenangan pasar modern sepenuhnya ada di pihak ketiga, Pemerintah Daerah juga masih memperoleh pemasukan untuk kas daerah.

"Ya contohnya seperti sumber - sumber dari BPHTB (Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan), PBB (Pajak Bumi Bangunan) dan sektor - sektor lainnya. Kalau di Tangerang Selatan sendiri pasar tradisional jumlahnya ada 6 dan pasar modern ada 4," ujar Edwin, saat mendampingi rombongan Pemerintah Daerah dan DPRD Kota Palopo di kantor pengelola pasar modern BSD. (bpti-setda)

Copyright © 2011
Situs Resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dilindungi oleh Undang-undang.
Dikelola oleh Bagian Pengelola Teknologi Informasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Email:info@tangerangselatankota.go.id