Pilihan Bahasa ID | EN

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include(menu2.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory

Filename: core/header.php

Line Number: 73

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include(menu2.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory

Filename: core/header.php

Line Number: 73

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include() [function.include]: Failed opening 'menu2.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php')

Filename: core/header.php

Line Number: 73

Tanggal : 2014-10-23 07:33:30

Jawaban Walikota Terhadap Pandangan Fraksi-fraksi Tentang 4 Raperda

Senin, 6 Agustus 2012; 14.30.00 wib

Setu, Web Tangsel - Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany, menyampaikan jawaban terhadap pandangan fraksi-fraksi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) terkait pengajuan empat rancangan daerah (Raperda) di Gedung Parrpurna, akhir pekan kemarin.

Dalam jawabannya, Walikota Airin, diantaranya menyampaikan, lima sektor usaha di Kota Tangerang Selatan menjadi skala prioritas untuk dijadikan Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). Bersamaan dengan hal itu, saat ini Pemerintah Kota Daerah sedang mengajukan usulan Raperda BUMD sebagai dasar hukum terhadap pembentukan lima sektor usaha menjadi Perseroan Terbatas (PT) milik daerah.

Lima sektor usaha tersebut adalah Bank Perkreditan Rakyat  (BPR), Pengolahan Sampah, Pengolahan Air Minum, Pengolahan Pasar, dan Pembangunan Hotel.

Walikota Tangsel - Airin Rachmi Diany mengatakan, Raperda BUMD dirasa penting untuk segera direalisasikan. Dengan adanya Perda BUMD di Kota Tangsel maka pelayanan bagi masyarakat Kota Tangsel dapat dimaksimalkan. “Nanti BUMD itu berbentuk PT sesuai dengan aturan yang berlaku,” kata Walikota Airin.

Mekanisme kerjasama yang dilakukan antara BUMD holding company diterapkan sesuai dengan ketentuan Peraturan Presiden Nomor 67 Tahun 2005 jo PP Nomor 56 2011 tentang Kerjasama Pemerintah Dengan Badan Usaha Dalam Penyediaan Infrastruktur.

“Pemkot Tangsel saat ini lebih mendorong percepatan bidang usaha BPR, pengembangan pasar, dan pengembangan air bersih,” tambahnya lagi.

Tak hanya itu, masih berkaitan dengan jawaban Walikota Airin terhadap pandangan fraksi-fraksi di lembaga legislatif, Pengembang atau developer perumahan di Kota Tangerang Selatan juga wajib menyediakan lahan pemakaman. Minimal, lahan fasos fasum yang disediakan sebesar 2 persen dari luas total pengembangan perumahan.

Raperda Pemakaman dan Pengabuan Jenazah ini, terang Walikota, dibuat untuk mengantisipasi kekurangan lahan pemakaman di kota pemekaran Kabupaten Tangerang ini. Apalagi lahan di Kota Tangerang Selatan sekatang ini semakin menipis.

“Saat ini banyak lahan pemakaman milik masyarakat yang sudah berubah fungsi jadi lahan komersil. Untuk itu, Pemkot (Pemerintah Kota) meminta agar pengembang mau menyerahkan lahan fasos fasumnya,” terangnya.

Dalam Raperda Pemakaman dan Pengabuan Jenazah yang diajukan Pemkot Tangsel, ada beberapa aturan. Salah satunya, lahan pemakaman di pemukiman warga harus diatur sesuai dengan fungsinya.

“Selain itu tata cara pemakaman, biaya pemakaman dan sewa lahan pemakaman akan diatur sesuai dengan kebutuhan masyarakat di Kota Tangsel,” jelasnya.

Ditambahkan Airin, dinas terkait juga dalam waktu dekat ini akan menginventarisir lahan pemakaman yang ada di Kota Tangerang Selatan. “Dengan begitu akan lebih mudah ke depanya untuk mengatur lahan pemakaman di masing-masing RT/RW," tutur Airin.

Pada kesempatan itu, juga turut hadir Wakil Walikota Tangerang Selatan - Benyamin Davnie dan Sekretaris Daerah - Dudung E Diredja serta sejumlah pimpinan di Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD). Sementara di lembaga legislatif dihadiri seluruh pimpinan dan anggota DPRD Kota Tangerang Selatan. (bpti-ts)

Copyright © 2011
Situs Resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dilindungi oleh Undang-undang.
Dikelola oleh Bagian Pengelola Teknologi Informasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Email:info@tangerangselatankota.go.id