Pilihan Bahasa ID | EN

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include(menu2.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory

Filename: core/header.php

Line Number: 73

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include(menu2.php) [function.include]: failed to open stream: No such file or directory

Filename: core/header.php

Line Number: 73

A PHP Error was encountered

Severity: Warning

Message: include() [function.include]: Failed opening 'menu2.php' for inclusion (include_path='.:/usr/lib/php:/usr/local/lib/php')

Filename: core/header.php

Line Number: 73

Tanggal : 2014-08-21 07:21:39

Perwal Untuk Kepatuhan Wajib Pajak Daerah

Jum'at, 03 Mei 2013 | 09:30 WIB

Serpong, Web Tangsel-Pemerintah Kota Tangerang Selatan telah menetapkan bahwa target Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada Tahun 2013 ini sebesar Rp 400 milyar lebih.  target tersebut Rp 150 milyar diantaranya bersumber dari tujuh jenis pajak di luar Bea Perolehan Hak Atas Tanah dan Bangunan (BPHTB).

“Pemungutan pajak daerah tidak boleh melanggar dari ketentuan perundang-undang yang berlaku,” ungkap Kepala Bidang Non PBB dan BPHTB pada Dinas Pendapatan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (DPPKAD) Kota Tangerang Selatan - Chusnul Amanah, saat membuka acara sosialisasi di Telaga Seafood, Kamis, 2 Mei 2013.

Oleh karena itu, kata Chusnul, Pemerintah Daerah telah mengeluarkan peraturan walikota (Perwal) Nomor 01 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak Daerah. Produk hukum ini menurutnya telah sesuai dengan kebutuhan masyarakat selaku wajib pajak daerah. Demi terciptanya efisiensi dalam pemeriksaan para wajib pajak untuk memenuhi kas daerah.

“DPPKAD selaku dinas pemungut pajak memberikan informasi kepada masyarakat, khususnya kepada pengusaha terkait kewajibannya membayar pajak, atas usaha yang dijalannyanya,” kata Chusnul. Jenis pajak yang diatur dalam regulasi ini ada tujuh macam antara lain, hotel, reklame, restoran, hiburan, pengambilan air bawah tanah, parkir, dan penerangan jalan umum.

 

Sementara itu, Fungsional Pemeriksa KPP Pratama Serpong - Cahyono Agus, menjelaskan Perwal disusun sebagai acuan pasti yang akan digunakan oleh para pegawai pajak Pemerintah Daerah untuk menentukan tujuan dari pemeriksaan pajak. Pemeriksaan ada dua yakni, untuk menguji kepatuhan pajak dan penetapan pengenaan bea, kategori jenis pajak serta lain sebagainya.

”Intisarinya adalah ini sebuah jaminan kepastian hukum dari pemeriksaan pajak. Agar kedua kegiatan tadi dapat berjalan sesuai koridor,” jelasnya kepada Web Tangsel usai menghadiri acara tersebut.

Dalam regulasi yang tertuang di Perwal, terang Cahyo, dijabarkan hak dan kewajiban dari wajib pajak. Begitu juga hak dan kewajiban dari Pemerintah Daerah. Perwal dapat memberikan rasa keadilan bagi para wajib pajak secara benar sesuai dari pelaporan yang diberikan kepada petugas.

Ketika ditanyakan masalah yang akan ditemui di lapangan selama ini, Cahyo menjelaskan, Perwal Nomor 1 Tahun 2013 tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak Daerah ini baru saja dibentuk. Setelah disosialisasikan dan regulasi tersebut berjalan, maka baru dapat diketahui sejumlah masalahnya.

“Dengan Perwal diberlakukan, kita berharap wajib pajak bisa memenuhi kewajiban perpajakan dengan betul. Bukannya kita tidak percaya kepada mereka, tapi kita melakukan mekanisme control dijalankan di sini. Dan untuk menjaminnya itulah diterbitkan Perwal ini,” tutupnya.

Pada acara kegiatan Sosialisasi Perwal tentang Tata Cara Pemeriksaan Pajak Daerah ini. Turut hadir sejumlah narasumber diantaranya, Ketua Komisi III DPRD Kota Tangerang Selatan - Hadidin. Auditor Ahli Madya BPKP Provinsi Banten - Bambang Subianto. Pemeriksa Pajak Muda Direktorat Jendral Pajak - Robertus Andi Teguh, Serta Burhanudin selaku moderator dan kegiatan ini dihadiri sejumlah wajib pajak.(bpti-ts)

Copyright © 2011
Situs Resmi Pemerintah Kota Tangerang Selatan. Dilindungi oleh Undang-undang.
Dikelola oleh Bagian Pengelola Teknologi Informasi Pemerintah Kota Tangerang Selatan.
Email:info@tangerangselatankota.go.id