2018, RSU Tangerang Selatan Punya Poli Cuci Darah


Posted by: Imam Nugroho , 04 April 2017, 09:18:52

SETU,WEB TANGSEL-Rumah Sakit Umum (RSU) Kota Tangerang Selatan (Tangsel) terus berupaya mengembangkan pelayanan kepada warga. 2018, RSU Kota Tangerang Selatan berencana menambah dan membuka layanan baru, yakni poli hemodialisa atau cuci darah.
 
Direktur RSU Kota Tangerang Selatan Suhara Manulang mengatakan, poli ini meskipun jarang pasiennya namun, dibutuhkan warga. 
 
“Selama ini kalau ada pasien mau cuci darah harus kita rujuk ke RS Fatmawati Jakarta Selatan dan RSU Kota Tangerang,” ujarnya
 
Suhara menambahkan, ginjal yang rusak atau tidak berfungsi harus rutin cuci darah. Warga yang membutuhkan pengobatan ini ada diperingkat 11 dari 11 penyakit yang kerap menyerang warga yang datang ke RSU Tangerang Selatan. Keberadaan poli cuci darah diharapkan dapat memberikan layanan kesehatan yang mudah bagi warga. Menurutnya, biaya satu kali cuci darah sebesar Rp1 juta. 
 
“Kalau cuci darah di RSU Tangerang Selatan dengan menunjukan KTP-el Kota Tangerang Selatan atau Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) tidak dipungut biaya,” tambahnya di sela Forum OPD gabungan Dinas Kesehatan dan RSU Kota Tangerang Selatan di gedung Puspiptek.
 
Tak hanya itu, tahun 2018 RSU Kota Tangerang Selatan akan bekerjasama dengan Badan Narkotika Nasional (BNN) Kota Tangerang Selatan terkait rehabilitasi pemakai narkoba. RSU akan membuka ruang atau pelayanan untuk rehabilitasi pemakai narkoba.
 
“Selama ini BNN kesulitan jika akan merehabilitasi pemakai barkoba dan harus dirujuk ke BNN Pusat di Lido Jawa Barat atau di Cibubur,” jelasnya.
 
Menurutnya, dokter, perawat dan peralatan yang dibutuhkan sudah ada. Dan walikota Tangsel merespon baik rencana ini. RSU Tangsel berencana menyediakan lima sampai 10 tempat tidur bagi pecandu narkoba yang akan direhabilitasi. 
 
“Teknisnya nanti kita akan melakukan MoU dengan BNN Kota Tangerang Selatan,” jelasnya.
 
Selama ini RSU Kota Tangerang Selatan juga sudah bekerjasama dengan polisi dalam pemeriksaan warga untuk mendapatkan surat visum. Ke depan diharap warga yang ingin berobat tak perlu pergi jauh dan cukup ke RSU Kota Tangerang Selatan.
 
Selain dua program di atas, RSU Kota Tangerang Selatan 2018 memiliki program dan kegiatan lainnya. Yakni, 16 program dengan 24 kegiatan dengan pagu anggaran sebesar Rp125,7 miliar. Biaya tersebut dipakai seperti untuk pengembangan, pemeliharaan sarana dan prasarana pelayanan kesehatan sebesar Rp26,5 miliar, pengembangan pelayanan kesehatan Rp26,5 miliar. Juga penyediaan dan pengawasan obat, makanan dan perbekalan pasien dengan total Rp36,08 miliar. 
 
“Anggaran untuk makanan pasien dan obat atau wajib mengikat paling besar,” ungkapnya.
 
Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany mengatakan, menyambut baik kerjasama antara BNN dan RSU Kota Tangerang Selatan terkait penangan rehabilitasi pemakai narkoba. 
 
“Bisa di RSU Kota Tangerang Selatan atau di salahsatu puskesmas dan itu sesuai regulasi yang berlaku. (kominfo-t3)