Tax Amnesty, Walikota Airin Tinjau KPP Serpong


 

Tax Amnesty, Walikota Airin Tinjau KPP Serpong

 

SERPONG, WEB TANGSEL - Walikota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany sambangi Wajib Pajak di hari terakhir pengampunan pajak atau tax amnesty, Jumat 31 Maret 2017. Dalam interaksinya bersama wajib pajak, Airin mengucapkan terima kasih kepada masyarakat Tangerang Selatan yang telah taat membayar pajaknya dan melaporkannya.

 

Walikota Airin yang juga mengikuti program Tax Amnesty (TA), pun menyampaikan apresiasinya kepada Kantor Pajak Pratama (KPP) Serpong, yang telah mampu melampaui target perolehan dari yang ditargetkan Provinsi Banten dalam program pengampunan pajak. 

 

"Saya berterima kasih diundang KPP untuk hadir melihat langsung masyarakat. Dari data yang disampaikan TA ini sudah melampaui dari target yang ditetapkan Kantor Wilayah (Kanwil). Harapannya, TA ini bisa dimanfaatkan oleh masyarakat," katanya, Jumat 31 Maret 2017. 

 

Walikota Airin yang menyempatkan mendatangi ruang pelaporan SPT, berharap dengan perpanjangan waktu pelaporan masyarakat yang belum melaporkan segera mau melaporkan pajaknya. 

 

Di lokasi yang sama, Kepala Kantor Pajak Pratama (KPP) Serpong, Arif M Zuhri, pihaknya telah mampu melampaui target jumlah WP dan jumlah penerimaan selama 3 periode program pengampunan pajak. 

 

"Data sampai jam 13.30 WIB ada 6.897 wajib pajak badan dan perorangan yang telah melapor dengan nilai uang tebusan sebesar Rp363.110.094.436. Ini jauh melampaui target yang Kanwil Banten Tetapkan," cetus Arif

 

Menurutnya, dari total WP yang ada sebanyak 6.4 persen diantaranya adalah WP yang mengikuti tax amnesty. Jumlah ini dikatakannya tertinggi ke-empat se- Banten. Dari data miliknya tercatat ada 98.000 wajib pajak yang terdaftar di tiga wilayah Kecamatan Serpong, Serpong Utara dan Kecamatan Setu di Kota Tangerang Selatan.

 

Tercatat dana sebesar Rp356 miliar dari program pengampunan pajak ini berhasil dicatatkan oleh KPP Serpong. "Data kami yang sudah mengikuti program tax Amnesty sebanyak 6.462 wajib pajak. Mungkin dua hari terakhir ini akan ada 6.700 WP tanpa mempertimbangkan UKM non UMKM, karyawan non karyawan dan sebagainya," terang Arif.(Diskominfo-ts)