6.357 Pelajar SMK Negeri Ikut UNBK


 

 

6.357 Pelajar SMK Negeri Ikut UNBK
 
 
PONDOK AREN,WEB TANGSEL- Sebanyak 6.357 siswa dari 42 Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri dan swasta yang ada di Kota Tangerang Selatan melaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), Senin (3/4/2017).
 
Berdasarkan pantauan di SMKN 2 Tangerang Selatan, hari pertama ujian Bahasa Indonesia ini berjalan lancar dan tidak mengalami kendala. Baik masalah teknis komputer maupun listrik.
 
Kepala SMK Negeri 2 Tangerang Selatan, Ambiar selaku kepala penanggung jawab pelaksana UNBK mengatakan, pelaksanaan UNBK di SMK Negeri 2 berjalan lancar, karena SMK Negeri 2 sebagai pusat act pelaksanaan UNBK.
 
"Alhamdulillah lancar, tidak ada kendala, begitu juga dengan laporan dari sekolah lain yang melaksanakan UNBK," ungkapnya saat ditemui di sela melakukan pengawasan terhadap peserta ujian.
 
Dia menjelaskan, di SMK Negeri 2 sebanyak 371 siswa yang mengikuti pelaksanaan UNBK. Dan semua siswa hadir tidak ada yang tidak masuk.
 
Kepala Plt Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan Taryono menjelaskan, sebanyak 56,76 persen siswa SMK Negeri di Tangerang Selatan mengikuti ujian UNBK. 
 
"Di Tangerang Selatan ada 9.252 siswa, sebanyak 6.357 mengikuti UNBK dan sisanya sebanyak 2.895 mengikuti Ujian Nasional berbasis kertas dan pensil. Sedangkan untuk jumlah SMK Negeri di Tangerang Selatan ada 74 sekolah baik negeri maupun swasta. Sedangkan 42 sekolah melaksanakan UNBK terdiri dari tujuh sekolah negeri dan sisanya swasta,"ungkapnya.
 
Lanjutnya, di hari pertama ini (Senin-red) kegiatan UNBK Bahasa Indonesia berjalan dengan lancar, tidak ada kendala apapun,jaringan internet pun lancar,listrik tidak ada masalah. Begitu pula dengan peserta ujian, di hari pertama semua masuk.
 
"Pelaksanaan UNBK dibagi tiga shift, pelaksanaan pertama Pukul 07.30 hingga 9.30 wib, pelaksanaan kedua Pukul 10.00 smpai Pukul 12.00 wib dan pelaksanaan ketiga pada Pukul 14.00- 16.00 wib, untuk hari pertama ujiannya yakni Bahasa Indonesia, hari kedua matematika, hari ketiga Bahasa Inggris dan hari ke empat kejuruan," jelasnya.
 
Sementara untuk soal ujian, setiap siswa berbeda dengan siswa lainnya. Begitu pula dengan kelas dan sekolah lainnya, soalnya pun berbeda. 
 
"Anak-anak tidak bisa mencontek antar teman satu dengan lainnya karena soalnya pun berbeda," katanya sambil mengatakan setiap kelas siswa yang mengikuti UNBK sebanyak 31 siswa.
 
Sedangkan bagi siswa yang tidak dapat mengikuti UNBK karena sakit dan lain hal dapat mengikuti ujian susulan yang akan berlangsung pada 18-19 April mendatang.
 
Di lokasi yang sama, salah seorang peserta ujian Afif mengatakan, soalnya sangat membingungkan dan jawabannya pun relatif sama dan menjebak. Namun, dirinya optimis dalam menjalankannya.
 
"Alhamdulillah lancar, meski soalnya sedikit menjebak, dan saya optimis di hari kedua besok saya bisa mengerjakan soal Matematika," singkatnya (Diskominfo-ts3)