827 Posyandu Dibangun, Layanan Kesehatan Dasar Jadi Prioritas


Posted by: Yudi Wibowo , 05 April 2017, 09:49:48

 

 

827 Posyandu Dibangun, Layanan Kesehatan Dasar Jadi Prioritas

SERPONG, WEB TANGSEL-Pemerintah Kota Tangerang Selatan kembali menambah fasilitas Pos Pelayanan Terpadu (Posyandu) yang disebar di tujuh wilayah kecamatan. Hingga kini tercatat jumlah bangunan Posyandu telah mencapai 827 titik lokasi.

Walikota Airin Rachmi Diany mengatakan, terus berupaya menambah sarana dan prasarana Posyandu. Kegiatan pelayanan kesehatan dasar diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu petugas.

“Hal tersebut agar setiap kader Posyandu merasa terapresiasi dan mampu meningkatkan motivasi kinerjanya,” katanya di, Selasa, 4 April 2017.

Menurutnya, Posyandu merupakan kegiatan swadaya dari masyarakat dalam bidang kesehatan dengan penanggungjawab pemerintah daerah. Pemerintah Kota Tangerang Selatan terus menambah sarana dan prasarana yang dibutuhkan.

“Pasti direalisasikan apalagi jika posyandu tersebut sangat membutuhkan prsarana yang diajukan dalam proposal. Yang penting mereka semangat dan terus memiliki motivasi yang tinggi dalam kinerjanya,” terang Walikota Airin.

Sementara itu, Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat, Dinas Kesehatan Kota Tangerang Selatan, Iin Sofiwati mengungkapkan, lahan yang bisa digunakan untuk Posyandu adalah fasilitas social dan fasilitas umum dan social. Sehingga pada satu lingkungan bisa mengusulkan untuk pembangunan Posyandu.

“Apalagi posyandu ini kan harus berada di tengah masyarakat. Kalau jauh dari peradaban masyarakat, ya mereka sulit menjangkau,” ujar Iin.

Iin mengatakan pada Tahun Anggaran 2016 lalu sudah 26 bangunan Posyandu dibangun oleh Dinas Kesehatan. ”Kita membangun sesuai dengan proposal yang datang pada kita. Dan delapan tahun belakang ini ada 300 proposal yang masuk dan sudah kita realisasikan,” ujarnya.

Iin memastikan, kini proses pembangunan Posyandu telah langsung ditangkani Dinas Bangunan dan Penataan Ruang Kota Tangerang Selatan. Dinas Kesehatan mengalokasikan dana yang bersumber dari APBD untuk operasional sebesar Rp1 juta per Posyandu.

“Sebagai apresiasi kepada kader Posyandu yang aktif berkerja. Caranya memberikan uang transportasi sebesar Rp 1 juta per tahunnya. Dengan begitu setiap kader bisa bersemangat lagi melaksanakan,” tambahnya.(diskominfo-ts3)