TP PKK Provinsi Banten Lakukan Pembinaan di Pamulang


PAMULANG, WEB TANGSEL- Untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat Kota Tangerang Selatan (Tangsel), Tim Penggerak Pembinaan Kesejahteraan Keluarga (TP PKK) Provinsi Banten lakukan pembinaan di dua Kelurahan di Kecamatan Pamulang pada Selasa, 22 Agustus 2017.

Kedua kelurahan tersebut yakni Pamulang Barat di RW 12 dan Pamulang Timur RW 17, yang menjadi lokasi pembinaan peningkatan peranan wanita menuju keluarga sehat sejahtera (P2WKSS) yang merupakan program terpadu peningkatan peranan perempuan yang mempergunakan pola pendekatan lintas sektor secara terkoordinasi untuk meningkatkan kualitas keluarga.

Dalam penilaian ini dihadiri langsung Ketua TP PKK Provinsi Banten Niniek Wahidin Halim beserta kader, yang didampingi oleh Wakil Ketua PKK sekaligus Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Adde Rosi Khoirunissa Andika Hazrumy, Ketua TP PKK Kota Tangsel, Tini Indrayanti Benyamin Davnie, Ketua Dharma Wanita Persatuan Tangsel Endah Muhammad, Plt Kepala Dinas DPMP3AKB Khairati, Asda III Teddy Miyadi yang dalam hal ini mewakili Wakil Walikota Tangerang Selatan Benyamin Davnie. Serta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya.

Dalam pembinaan ini, Ketua TP PKK Provinsi Banten Niniek mengatakan, kedua Kelurahan yang mewakilkan Kota Tangsel dengan konsep layak huni ini sudah cukup baik, dan diminta untuk terus menjaga lingkungan yang asri ini."Kalau kita lihat sudah cukup baik secara fisik, lingkungan juga sudah cukup bersih, tinaggal kita dorong ibu ibunya untuk lebih giat lagi, menjaga lingkungannya," ujar Niniek.

Kedua kelurahan yang telah dibina nantinya akan dipilih salah satu dan menjadi perwakilan Tangsel untuk lomba P2WKSS tingkat provinsi dibulan Oktober nanti."Ya kita lakukan pembinaan dulu, nanti juga akan kita bina kembali sampai akhirnya dipilih salah satu kelurahan, sebagai perwakilan," ucapnya.

Lanjutnya, kegiatan ini bertujuan untuk memberdayakan kaum perempuan yang ada di wilayah, karena setiap pekerjan yang dilakukan oleh perempuan pasti hasilnya akan baik contohnya seperti Kota Tangsel ini yang dipimpin oleh wanita, kepintaran itu tidak semata hanya cerdas saja tetapi harus diimbangi dengan nilai agamanya.

“Tangsel ini merupakan daerah perkembangan, maka ketika Tangsel ini terbentuk dan memisahkan diri dari Kabupaten sesungguhnya Kabupaten Tangerang sangatlah merugi karena banyak hal-hal yang potensial berada disini,’’pungkasnya

Ia juga menambahkan, jangan dibiasakan kerja itu mencari juara tetapi niatkan di dalam hati bahwa bekerja itu untuk ibadah, karena ketika sudah niat seperti itu prestasi pun akan ikut mengikutinya.

Sementara Wakil Ketua DPRD Provinsi Banten Adde Rosi mengungkapkan, kunjungannya ini memiliki dua peran dimana peran pertama selaku Istri dari Wakil Gubernur Banten dan yang kedua selaku pimpinan di DPRD Provinsi Banten.

“Jadi ketika nanti diwilayah ada hal yang bisa dibantu oleh DPRD maka kami akan segera menindaklanjutinya," ujarnya.

Sementara, Asda III Teddy Meiyadi, menjelaskan, pembinaan ini sebagai perkembangan lingkungan untuk mewujudkan keluarga sehat sejahtera. “Kegiatan ini diharapkan menjadi program bersinambungan yang dilakukan dengan melibatkan semua unsur OPD yang ada di Tangsel,” katanya.

Dan dalam kegiatan ini pula akan dilakukan pengawasan oleh P2WKSS untuk 7 wilayah yang ada di Tangsel yaitu Pamulang Timur, Pamulang Barat, Rempoa, Kedaung, Pondok Cabe Ilir, Paku Jaya Dan Serpong.(Kominfo-ts3)