Sulawesi Utara Tiru Program Layak Anak Kota Tangsel


CIPUTAT, WEB TANGSEL – Sebanyak 30 peserta Diklat Kepemimpinan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) kunjungi Pusat pemerintahan Kota Tangsel. Dipimpin oleh Kepala Bidang Pengembangan Kompetersi Manajerial Badan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) Yahya Randowunu, tim tersebut membawa misi tertentu.

Menurut Yahya, Kota Tangsel merupakan salah satu kota yang memiliki banyak prestasi di umurnya yang masih muda. Misalnya, Kota yang dipimpin oleh Airin Rachmi Diany ini sering mnejadi peraih penghargaan dibidang inovasi, smart city. Bahkan yang menjadi sorotan, Tangsel merupakan peraih langganan dari penghargaan Kota Layak Anak.

”Banyak yang bisa dipelajari, karena itu saya dan tim cukup exited datang ke Tangsel. Untuk melihat situasi dan program yang bisa kita bisa contoh dan diterapkan di Sulawesi Utara. Tentunya, program yang juga bermanfaat bagi daerah kami,” ujar Yahya.

Dia menambahkan kunjungannya kali ini, ingin mengetahui lebih jauh mnegenai sistem perizinan online dan program kota layak anak yang sudah diterapkan oleh Kota Tangsel. ”Sebagai Provinsi yang memiliki jumlah daerah cukup banyak, sistem yang sudah diterapkan oleh Tangsel di bidang perizinan tentu akan banyak membantu proses perizinan di daerah kami,” kata dia.

Apalagi, sulitnya jangkauan daerah per daerah dikeluhkan oleh Yahya. ”Kita tu punya provinsi cukup luas, karena itu butuh program yang memang memotong pendek proses beberapa program salah satunya perizinan,” ujar Yahya.

Kepala Badan Kepegawaian, Pendidikan dan Pelatihan (BKPP) Kota Tangsel Apendi mengatakan Sulut sudah dua kali melakukan kunjungan ke Kota Tangsel. ”Mereka ini serius mau aplikasikan perizinan online di daerahnya, kita beri tahu seperti apa sistem dan programnya, sudah dua kali bulan ini datang ke Tangsel,” kata Apendi.

Dia menambahkan tim dari Sulut nanti akan diperlihatkan secara langsung kantor Dinas Penanaman Modal, dan Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) serta Dinas Pemberdayaan Masyarakat, Pemberdayaan Perempuan, Perlingdungan anak dan Keluarga Berencana (DPMP3AKAB).

”Supaya progamnya bisa langsung nempel ke pejabat yang datang dengan cara melihat langsung ke kantornya,” ujar Apendi.

Sementara itu tim yang baru tiba kemarin akan menghabiskan waktu selama dua hari untuk melihat situasi Kota Tangsel secara langsung.(humas_kominfo)