Presiden RI Berikan 5.100 Sertifikat Tanah Untuk Masyarakat Tangsel


SETU, WEB TANGSEL - Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo menghadiri acara penyerahan sertifikat tanah kepada warga di kecamatan Setu, Kota Tangerang Selatan, Rabu, (11/10/2017). 

Acara tersebut juga dihadiri oleh Ibu Negara Republik Indonesia, Iriana Joko Widodo; Menteri Agraria dan Tata Ruang/ Kepala Badan Pertanahan Nasional RI, Sofyan Djalil;Gubernur Banten, Wahidin Halim; Bupati Kabupaten Tangerang Ahmed Zaki Iskandar; Walikota Tangerang, Arief R Wismansyah serta Walikota Tangerang Selatan, Airin Rachmi Diany.

Menteri Agraria dan Tata Ruang sekaligus Kepala Pertanahan Nasional Republik Indonesia, Sofyan Djalil dalam laporannya menyampaikan bahwa Provinsi Banten memiliki 3.400.000 bidang tanah diantaranya 1.826.000 bidang tanah sudah bersertifikat dan sekitar1.570.000 bidang tanah atau sekitar 47% yang belum bersertifikat. Dan sekitar 600 bidang tanah  di Provinsi Banten akan mendapatkan sertifikatnya pada tahun 2018.

“Sekitar 141.000 bidang tanah di Kota Tangerang Selatan belum bersertifikat. BPN (badan Pertanahan Nasional) akan mengalokasikan sekitar 100 ribu bidang tanah serta sekitar 50 ribu yang akan dialokasikan dari Walikota Tangerang Selatan, sehingga 100% bidang tanah yang berada di Kota Tangerang selatan akan bersertifikat”,ungkapnya.

Disamping itu, Presiden Republik Indonesia Joko Widodo atau biasa dikenal dengan nama Jokowi dalam sambutannya mengatakan bahwa ada 126 juta bidang tanah yang harus disertifikatkan. “Sampai dengan tahun lalu, hanya sekitar 46 juta bidang tanah yang sudah memiliki sertifikat”, jelas Jokowi. 

Jokowi memberikan target 5 juta bidang tanah untuk segera disertifikatkan di tahun 2017, 7  juta bidang tanah untuk tahun 2018, serta 9 juta bidang tanah untuk disertifikatkan di tahun 2019 kepada Menteri Badan Pertanahan Nasional.

Target tersebut diberikan oleh Jokowi, mengingat dalam setiap kunjungannya banyak masyarakat mengeluhkan sertifikat tanah. Sertifikat ini diberikan dengan tujuan untuk mengurangi serta menghindari sengketa dan konflik yang banyak terjadi di lapisan masyarakat.

Selanjutnya, Presiden Joko Widodo menyerahkan sertifikat secara simbolis kepada 12  perwakilan dari masyarakat Tangerang Selatan. Sertifikat  yang diterima masyarakat Kota Tangerang Selatan  berjumlah 5.100 bidang tanah.

Tidak lupa diakhir sambutannya, Jokowi berpesan kepada masyarakat setelah menerima sertifikat untuk dapat menyimpan, menjaga, serta merawat sertifikat tersebut dan tidak mudah tergiur dengan menggadaikan sertifikat tersebut di Bank.

“Sebagai Negara yang besar yang memiliki 17 ribu pulau, 516 Kabupaten dan Kota, 34 Provinsi, 714 suku dengan agama dan keyakinan yang berbeda, masyarakat Indonesia terutama masyarakat se-Tangerang Raya tetap menjaga persatuan pancasila” pungkasnya.

Acara ditutup dengan membagikan 3 buah Sepeda yang diberikan oleh Presiden Joko Widodo Kepada masyarakat yang hadir dan dapat menjawab pertanyaan yang diajukan oleh Presiden.(humas_kominfo/TRI)