SJ TheDaily - шаблон joomla Форекс

Jelang Pelaksanaan UN Ratusan Guru SMA/SMK Mendapat Pengarahan

30 December 2016
Author :  

CIPUTAT, WEB TANGSEL-Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan menggelar pertemuan silaturahmi dengan ratusan ‎tenaga pengawas, kepala sekolah dan guru Sekolah Menengah Atas (SMA) dan Sekolah Menegah Kejuruan (SMK) Negeri sederajat di Ruang Aula Balaikota Tangerang Selatan, Serua, Kecamatan Ciputat, Kamis, 29 Desember 2016. Kegiatan ini digelar dalam rangka memberikan apresiasi dan motivasi kepada mereka yang dianggap telah berdedikasi memajukan dunia pendidikan.

 

Kepala Dinas Pendidikan Kota Tangerang Selatan, Mathodah Sabeli menyatakan, ‎ratusan tenaga pengawas, guru, kepala sekolah dari SMA dan SMK Negeri sederajat di Tangerang Selatan diberikan pengarahan. Ini sebagai langkah persiapan untuk menghadapi Ujian Nasional (UN) yang akan dilaksanakan pada 2017 mendatang.

"Dalam menghadapi UN yang akan datang, para guru serta kepala sekolah harus mematangkan persiapan. Persiapan mulai dari soal, metode dan pembentukan pengorganisasian seperti bentuk kepanitiaan tingkat pusat dan daerah," ujarnya.

Mathodah melanjutkan, dengan dilaksanakan Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK), akan meningkatkan efisiensi, mutu, dan integritas. "Untuk pelaksanaan UN ini. Guru pelatih diberikan pelatihan penulisan kisi-kisi atau indikator soal, penulisan soal dan penskoran soal baik pilihan ganda maupun esai beserta rubrik penilaiannya," tambahnya

Sementara itu Walikota Tangerang Selatan menyampaikan apresiasi yang tinggi terhadap seluruh pegiat pendidikan yang hadir atas prestasi bidang pendidikan di Kota Tangerang Selatan. "Sumbangsih bapak dan ibu yang sudah menjadikan anak-anak Tangerang Selatan menjadi cerdas. Dan insya Allah akan menjadi generasi penerus bangsa," kata Walikota Airin Rachmi Diany.

Dijelaskan, dengan kerja keras, keuletan dan kesabaran para tenaga pengajar, secara prestasi pendidikan Kota Tangerang Selatan sudah bisa mendahului kabupaten/kota lainnya di‎ Provinsi Banten. Meski kewenangan pengelolaan ada di provinsi, tapi secara locus seluruh tenaga pengawas, kepala sekolah dan guru masih berada di Kota Tangerang Selatan.

‎Diketahui, terhitung mulai periode 2017 mendatang manajemen pengelolaan SMA dan SMK Negeri sederajat akan menjadi wewenang pemerintah provinsi. Kebijakan ini berlaku setelah terbitnya Undang-undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintah Daerah pengganti UU Nomor 32 Tahun 2004.

Kewajibannya sebagai Kepala Daerah, Walikota Airin bilang, bukan melihat para tenaga pengelola lembaga pendidikan sebagai guru, kepala sekolah ataupun staf. Tetapi sebagai kepala daerah‎ di tingkat kota tetap harus memberikan pembinaan. Pemerintah daerah di tingkat kabupaten/kota bersama provinsi merupakan kesatuan perpanjangan tangan dengan pemerintah pusat.

"Dan kewajiban saya sebagai walikota kepada bapak ibu yang punya KTP Tangerang selatan untuk menfasilitasi. Terlepas dari kewenangan pengelolaan sudah di provinsi, tapi kami masih punya kewajiban memberikan pembinaan," jelasnya.(bpti-ts1)

Mang_Te'i Quote

Sabar itu akan diraih ketika mendapati keadaan sulit, sakit, dipermalukan, dilecehkan, dan yang sejenisnya. Orang yang tidak menemui kondisi yang tidak diharapkan itu, tidak akan mendapati anugrah kebersamaan dengan Tuhannya, karena Tuhan beserta orang yang sabar. Lalu... haruskah mencari ketidaknyamanan dalam hidup ini ? Tidak juga, karena Tuhan menciptakan kesenangan agar hambanya dapat merasakan ni'matnya bersyukur. 

Pengunjung Tangsel

5.png0.png1.png1.png4.png9.png
Hari Ini518
Kemarin592

Monday, 27 February 2017 16:01
We use cookies to improve our website. Cookies used for the essential operation of this site have already been set. For more information visit our Cookie policy. I accept cookies from this site. Agree