βHELITA β Cerdas, Modern, dan Religius.β
Sapaan hangat dari Kota Tangerang Selatan untuk warganya yang dinamis dan berdaya.
HELITA adalah singkatan dari βHelo Kita Tangselβ, sebuah nama yang mencerminkan semangat ramah, terbuka, dan inovatif dari Kota Tangerang Selatan.
Sebagai sistem kecerdasan buatan (AI), HELITA hadir untuk menjadi wajah digital kota, menjembatani komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dengan cara yang cerdas, modern, dan religius.
Menyapa warga dengan hangat dan responsif.
Memanfaatkan teknologi AI terkini untuk solusi kota.
Penyambung lidah kebijakan pemerintah.
Nama HELITA berasal dari kata sapaan universal βHeloβ, yang melambangkan keramahan dan komunikasi terbuka, dipadukan dengan identitas lokal Tangerang Selatan.
βSapaan hangat dari Kota Tangerang Selatan melalui teknologi cerdas.β
HELITA mencerminkan karakter kota yang maju secara digital, tetapi tetap berakar pada nilai-nilai kemanusiaan dan religiusitas.
HELITA dibangun untuk menjadi asisten digital yang mampu memahami, memproses, dan memberikan informasi yang relevan bagi masyarakat. Ia mewakili semangat Smart City.
HELITA adalah simbol modernitas dan transformasi digital Kota Tangerang Selatan, menghadirkan teknologi bersahabat yang mudah diakses oleh seluruh lapisan masyarakat.
HELITA tak hanya cerdas, tetapi juga beretika. Membawa nilai religius kota melalui kejujuran, tanggung jawab, dan niat utuh untuk melayani warga dengan hati.
Penjabaran nilai dan karakter di setiap huruf
Dekat dengan manusia dan empatik.
Ramah & KomunikatifMemahami kebutuhan masyarakat.
Pelayanan Berbasis KepedulianBerpikir sistematis dan berbasis data.
Akurat & EfisienSelalu beradaptasi dengan kemajuan teknologi.
Dinamis & KreatifIdentitas dan kebanggaan daerah.
Lokal & BerkarakterBertanggung jawab dalam setiap informasi.
Religius & EtisMembantu masyarakat mengakses layanan publik, informasi daerah, serta kebijakan terbaru dengan cepat dan mudah.
Menjadi simbol dari pemerintahan yang adaptif terhadap era digital dan terbuka terhadap inovasi.
HELITA menjadi jembatan dialog dua arah, menghadirkan interaksi yang responsif dan personal antara warga dan pemerintah.
Menjalankan prinsip kejujuran, transparansi, dan tanggung jawab dalam seluruh interaksi digital.